oleh

Dewan Minta PDAM Transparan Soal Bantuan

KUPANG, Terasntt.com — Komisi II DPRD Kota Kupang meminta agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Transparan Soal Bantuan. Setiap bantun berkaitan dengan Sambungan Rumah baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (SR-MBR) harus diketahui Komisi II DPRD Kota Kupang selaku mitra.
“ Kami sebagai mitra kerja PDAM berharap agar setiap program baik itu dari pusat maupun dari pihak ke II lainnya agar disampaikan kepad DPRD untuk mempermuda pengawasan. Jangan sampai menemui masalah atau ada pengaduan baru disampaikan. Hal ini yang perlu dijaga ,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Paulus Manafe kepada wartawan di kantor DPRD,Kamis (13/8/2015).
Paulus Manafe menegaskan, bahwa PDAM perlu menyampaikan ke Komisi agar bisa mengatisipasi ketika ada pengaduan masyarakat dan sekaligus bisa dikatahui.
“ Kami kuatir PDAM tidak menyampaikan bantuan sambungan pipa melalui dana hiba tersebut dan jika dalam pelaksanaan ada biaya pemasangan yang dibebani dan warga mengeluh, akan berdampak kurang baik ,” katanya.
Manafe, menuturkan dalam pelayanan pemenuhan kebutuhan air bagi warga Kota Kupang, pada sidang I DPRD telah mengusulkan ke Banggar untuk tambahan dana dan mesin bagi PDAM guna meningkatkan pelayanan agar kebutuhan air bagi masyarakat terpenuhi.
“ Dalam sidang I, direktur PDAM menyampaikan kesulitan pemenuhan air baku bagi warga yanh bersumber dari bendungan Tilong akibat kerusakan mesin dan listrik. Untuk menjawab kesulitan tersebut maka kami mengusulkan tambahan anggaran dan mesin baru,” katanya.
Sebelumnya, Diriut PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu, mengatakan tahun ini Kota Kupang mendapat bantuan sambungan water hiba melalui dana APBN untuk sambungan rumah bagi Masyarakat Berpenghasil Rendah.
“ Program ini belum terlaksana dan baru tahap persiapan, sehingga kami akan berkorrdinasi dengan DPRD untuk diketahui dan melakukan pengawasan pelaksanaannya.Kami tidak berjalan sendiri tetapi akan bersinergi dengan DPRD terlebih dengan komisi II,” tandasnya.(rif).

Komentar