by

Delay 3 Jam, Wings Air Alor – Kupang Terlantarkan Penumpang

KUPANG, Terasntt.com — Jadwal penerbangan maskapai Wings Air Alor – Kupang dengan nomor penerbangan IW 1930, Rabu (7/12/2016) pukul 13,40 wita. Tanpa penjelasan, via telepon pihak maskapai menginformasikan penundaan keberangkatan hingga pukul  15.30 wita.

” Penumpang sangat kecewa karena penundaan keberangkatan itu tanpa penjelasan serta konsekwensinya oleh pihak manajemen. Pesawat Wings Air tersebut baru tiba di bandara Mali Alor sekitar pukul 15.39 wita,” kata salah satu penumpang yang tak bersedia menyebutkan namanya kepada Terasntt.com via ponsel, Rabu (7/12/2016) siang.

” Sesuai jadwal keberangkatan dari bandara Mali menuju bandara El Tari Kupang pukul 13.40, check in  pukul 12.00, wita. Sekitar pukul 12.05 kami menerima telpon dari pihak manajemen bahwa pesawat delay, waktu check in digeser ke pukul 14.30. Praktis kami harus menunggu kurang lebih 2 – 3 jam,” tegasnya lantang dari balik ponselnya.

Beberapa penumpang cukup kecewa dengan penundaan keberangkatan tanpa penjelasan yang memadai dan kompensasinya. Hingga pukul 13.30 Kantor Perwakilan Wings Air di bandara Mali Alor  masih tertutup rapat dan para petugasnya sama sekali tidak menunjukan batang hidungnya.

” Beberapa penumpang kesal terhadap penundaan tersebut karena tidak disertai penjelasan dan kompensasinya. Pesawat baru diberangkatkan dari bandara Mali Alor menuju bandara El Tari Kupang pada pukul 16.00 Wita. Akibatnya seorang penumpang yang harusnya melanjutkan penerbangan dengan Lion JT 693 Kupang – Jakarta pada pukul 14.35 wita terpaksa dibatalkan karena pada jam tersebut masih berada di Bandara Mali Alor,” tegasnya.

Untuk diketahui sebagaimana diatur dalam UU  Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan jo Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan (Delay Management) Pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal di Indonesia, bahwa dalam hal keterlambatan penerbangan (flight delayed) Badan Usaha Udara wajib memberi kompensasi dan ganti rugi kepada penumpangnya.

Keterlambatan penerbangan dikelompokan menjadi menjadi 6 kategori, yakni kategotori pertama keterlambatan 30 – 60 menit, kategori kedua 61 – 120 menit, kategori ketiga 121 – 180 menit, ketegori keempat 181 – 240 menit dan kategori kelima lebih dari 240 menit hingga kategori keenam pembatalan penerbangan.

Sedangkan kompensasi yang wajib diberikan Badan Usaha Angkutan Udara akibat keterlambatan penerbangan itu masing – masing kategori pertama berupa kompensasi berupa minuman ringan, ketegori kedua minuman dan makanan ringan (snack box), kategori ketiga minuman dan makanan berat (heavy meal), kategori keempat minuman, makanan ringan (snack box) dan makanan berat (heavy meal), kategori kelima kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) dan kategori keenam badan usaha angkutan udara wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket).(raf)

Comment

Berita Terbaru