Home Humaniora Dandim 1621 TTS Minta Umat Muslim Jaga Kerukunan

Dandim 1621 TTS Minta Umat Muslim Jaga Kerukunan

899
0
SHARE
Foto : Herman Henuk

SOE, Terasntt.com – Warga muslim Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) diminta agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. Kerukunan yang sudah terjalin baik jangan sampai dicederai dengan hal sepele.

Demikian pesan Idul Fitri ini disampaikan Dandim 1621 TTS, Letkol. Inv. Erwin saat ditemui wartawan di rumah jabatan Dandim setempat, Rabu (6/7/2016).

Erwin secara tegas menghimbau seluruh warga TTS yang beragama muslim untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di kabupaten tersebut.

” Pesan saya di hari Idul Fitri ini bagi umat muslim yang ada di Kabupaten TTS agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di daerah ini, sebagai sebuah amanah dan tanggung jawab moral yang wajib dilaksanakan demi menjaga kehidupan bersama,” katanya.

Erwin mengatakan, untuk membantu pihak kepolisian, menjaga Kamtibmas di Kabupaten TTS maka pihaknya telah menugaskan satu satuan SSC dari Kodim 1621 TTS untuk proaktif menjaga keamanan.
” Kalau masalah, kita siap memback up Polres TTS. Khusus untuk penanganan Kamtibmas maka satu satuan SSC kita siagakan guna membantu Polres dalam hal kamtibmas,” katanya.
Selain itu, Erwin menjelaskan peran TNI lain yang belum maksimal dilakukan adalah masalah air bersih baik untuk kompleks Kodim maupun bagi lahan pertanian.
” Obsesi saya sebagai pimpinan yang belum saya wujudkan ditempat ini adalah masalah air bersih baik untuk kompleks kodim maupun areal pertanian. Khusus untu kompleks kodim saya sudah ajukan permohonan ke Penkab TTS untuk penambahan jaringan air bersih, namun sampai saat ini belum terlayani, mudah-mudahan dalam waktu dekat pak Bupati bisa memperimbangkan proposal tersebut, kalau untuk air dilahan pertanian masih tercukupi. Hanya yang menjadi masalah saat ini adalah pemasaran hasil pertanian tersebut, sebab harga yang ditawarkan Bulog sebagai pemasok beras masih dianggap terlalu rendah oleh petani, seharusnnya kalau stok beras ada di gudang berarti ketika terjadi krisis pangan dapat teratasi, inilah masalahnya masyarakat belum menyadari akan hal tersebut,” jelasnya.
Erwin menambahkan, secara keseluruhan jumlah personil Kodim TTS mencapai 201 orang termasuk personil PNS, sementara khusus TNI hanya berjumlah 161 orang. Jumlah ini masih kurang karena TTS sangat luasan dan membutuhkan personil sebanyak 478 orang.
” Untuk personil kodim TTS masih kurang yang seharusnya sesuai luas wilayah maksimal 478 personil. Yang ada sekarang hanya 161 prajurit dan 50 PNS berarti masih kurang memadai,” tandasnua. (her)

Berikan Komentar Anda.