Home Humaniora Dan Hurek : Penertiban Anak Harus dilakukan Terus Menerus

Dan Hurek : Penertiban Anak Harus dilakukan Terus Menerus

621
0
SHARE
Foto : Rafael L. Pura

KUPANG, Terasntt.com — Anggota DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek mengatakan, penertiban terhadap anak Jalanan harus dilakukan secara terus menerus. Hal ini untuk mencegah eksploitasi anak yang selama ini kerap terjadi, di mana anak-anak dipaksa bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

” Penertiban harus dilakukan terus menerus. Terutama di tempat-tempat yang selama ini menjadi lokasi kerja mereka. Kasihan, anak sekecil itu sudah dipaksa berjualan koran,” ujarnya.

Pernyataan Daniel Hurek tersebut menanggapi Kegelisahan dari Ketua LMP Kuanino, Adriana Nafi, saat reses di hotel Gaja Mada, Kamis (6/7/2017).

Pada kesempatan itu, Adriana Nafi mengatakan, bahwa Pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap pemberdayaan anak. Karena dirinya sering menjumpai anak-anak yang terpaksa bekerja menjajakan Koran di berbagai simpang jalan sudut Kota Kupang.

Ia mengaku sering memperhatikan anak-anak tersebut. Mereka memulia menjajakan koran sejak pagi hingga malam hari.

” Sebagai perempuan, juga seorang Ibu, betapa saya begitu prihain dengan keberdaan mereka. Kasihan Pak, tolong perhatikan mereka,” pintanya kepada politisi PKB ini.

Ia menduga, anak – anak tersebut diperalat untuk keuntungan orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Selain anak – anak, juga orang cacat lainnnya.

” Dugaan saya, ada yang memperkerjakan mereka. Setiap subuh, orang – orang itu mengantarnya di jalanan, kemudia djemput pada malam hari menggunakan mobil,” ujar Adriana.

Menanggapi itu, Daniel berjanji akan fokus menangani masalah tersebut. Operasi penertiban yang tengah dilakukan Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja, harus terus berjalan.

Selain tujuan operasi pada anak, Daniel juga menyarankan agar terus mengawasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Usulkan Dua Perda Menjawabi Perihal Pariwisata

Demikian juga warga lain Gabriel menilai, selama ini Pemerintah dinilai belum serius mengembangkan potensi pariwisata. Padahal, sektor tersebut bisa mendatangkan penghasilan yang baik.

Selain penghasilan, lanjut Gabriel, juga bisa membuka peluang kerja. Dengan begitu kemiskinan seminimal mungkin bisa di atasi.

Namun sayang, Lanjut Gabriel Pemerinta seola menutup mata debgan peluang tersebut.

Menanggapai hal tersebut, Daniel Hurek mengatakan, bahwa dirinya justru mendorong dua Perda untuk menjawabi kebutuhan dimaksud. Yakni, Konsep konserfatif air dan Induk Pengembangan pariwisata.

” Perda ini penting untuk mrnjawab kebutuhan pariwisata yang belum tersentuh dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan, bahwa Konsep Konserfatif Air tersebut, jika diberlakukan maka akan menjawabi kebutuhan masyarakat di masa yang akan datang.

Sementara terkait persoalan lainnya yang diutarakan, Dan Hurek mengatakan, bahwa segala persoalan tersebut akan masuk dalam dokumen reses dan akan diperjuangkannya.(raf)

Berikan Komentar Anda.