by

Dalami peran Setnov di e-KTP, KPK panggil Dirjen Dukcapil Kemendagri

Terasntt.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil Dirjen Kependudukan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif. Pemanggilan dilakukan untuk meminta keterangannya sebagai saksi terkait korupsi proyek e-KTP untuk tersangka Setya Novanto.

“Diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka SN (Setya Novanto),” ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (4/8).

Pemeriksaan Zudan terkait kasus ini bukan pertama kalinya, sebelumnya dia juga pernah dimintai keterangannya sebagai saksi untuk Irman dan Sugiharto, yang saat ini telah menjadi terpidana. Penyidik KPK, menganggap keterangan mantan Kabiro bidang hukum di Kementerian Dalam Negeri itu diperlukan sehubungan dengan berlangsungnya proyek senilai Rp 5,9 Triliun itu.

Tidak hanya itu, Zudan juga sempat dihadirkan jaksa penunutut umum KPK dalam persidangan. Pada kesempatan itu, dia juga mengakui mendapat titipan pesan dari mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Diah Anggaraeni. Pesan tersebut berasal dari Setya Novanto.

“Bu Diah pesan kalau bertemu dengan Pak Irman agar mengatakan tidak kenal dengan Pak Setnov,” ujar Zudan saat hadir di persidangan, Senin (29/5).

Jaksa penuntut umum KPK, Abdul Basir mengonfimasi kesaksian Zudan.

“Apakah bertanya kenapa ada pesan seperti itu ke bu Diah?” Tanya Basir.

“Ini amanah disampaikan saja,” jawabnya.

“Dari siapa?” Tanya jaksa lagi.

“Dari Setya Novanto,” tukasnya. [merdeka.com/noe]

Comment

Berita Terbaru