oleh

Cegah Covid, Pemkot Kupang Keluarkan Surat Edaran PKM

Cegah Covid, Pemkot Kupang Keluarkan Surat Edaran PKM 

Kupang, teras-ntt.com — Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengeluarkan surat edaran dengan nomor: 004/HK.188.45.443.1/I/2021 tentang peningkatan kewaspadaan dalam rangka pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) untuk  mengendalikan dan meminimalisir penularan transmisi  lokal  Covid-19 di Kota Kupang tanggal 13 Januari 2021.

Surat edaran yang diterima redaksi teras-ntt.com, Kamis (14/1/2021) tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Kupang, Dr  Jefri Riwu Kore dan tembusan kepada Kapolres Kupang Kota dan Komandan Kodim 1604 di Kupang. 

Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa sehubungan dengan meningkatnya kasus covid-19 Kota Kupang yang penyebarannya semakin tidak terkendali melalui transmisi lokal dan diduga adanya varian baru Covid-19 yang  lebih cepat penularannya maka perlu dilakukan tindakan penegakan protokol kesehatan secara masif untuk mengendalikan dan meminimalkan penularan transmisi lokal Covid-19 di Kota Kupang.

Setelah memperhatikan parameter tingkat kematian, tingkat kesembuhan, tingkat kasus aktif dan tingkat keterisian Rumah Sakit di Kota Kupang maka perlu diberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. 

Adapun poin surat edaran tersebut antara lain sebagai berikut : 

Membatasi tempat/ kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% (tujuh puluh lima) persen, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat,

Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online,

Untuk Sektor Esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen), dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas, serta penerapan protokol kesehatan secara ketat,

Mengatur pemberlakuan pembatasan pada  Kegiatan restoran (makan/minum di tempat) sebesar 25% (dua puluh lima persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran.

Pembatasan jam operasional untuk Pusat Perbelanjaan/Mall/Toko/Toko Modern sampai dengan Pukul 19.00 WIB.

Untuk Pasar Tradisional dilakukan pembatasan jam operasional (transaksi jual-beli) pada Pukul 05.00-10.00 Pagi dilanjutkan pada Pukul  16.00-19.00 Sore.

Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kegiatan di tempat ibadah untuk sementara tidak dilaksanakan tatap muka secara langsung tetapi dapat dilaksanakan secara Virtual/Online sampai dengan 25 Januari 2021, yang secara teknis diatur bersama FKUB.

Komentar