oleh

Cegah Covid-19, Satgas NTT Akan Gelar Operasi Yustisi Gabungan

Kupang, teras-ntt.com — Satuan Gugus Tugas Penanganan dan pencegahan Covid-19 bidang Penegakkan dan Pendisiplinan Protokol Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaksanakan operasi Yustisi atau Sweeping yaitu gabungan seluruh unsur bidang Penegakkan Hukum dan Pendisiplinan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Virus Desease 2019 di NTT.  Operasi ini sesuai dengan peraturan Gubernur NTT Nomor 49 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan Hukum protokol Kesehatan. 

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT yang juga Juru bicara Satgas penanganan covid-19 Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius saat di konfirmasi teras-ntt.com melalui sambungan telepon, Kamis (26/11/2020), mengatakan bahwa operasi yustisi atau Sweeping gabungan ini dilakukan secara bersama  dengan dukungan TNI dan Polri untuk mengontrol, mengawasi dan memastikan penerapan protokol kesehatan demi kepentingan masyarakat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di Nusa Tenggara Timur. 

” Operasi gabungan ini dilakukan secara bersama-sama dengan dukungan dari TNI dan Polri untuk bisa mengontrol, mengawasi dan memastikan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Ini demi kepentingan  kita semua sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di Nusa Tenggara Timur,” kata Marius. 

Operasi ini, lanjutnya, akan dilaksanakan setiap saat dengan tujuan untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.

” Operasi ini akan kami lakukan setiap saat di ruang ruang publik dengan tujuan memastikan penerapan protokol kesehatan untuk kita semua. Memastikan masyarakat mengikuti protokol kesehatan. Karena Kita tahu bahwa sekarang ini di Kota Kupang transmisi lokalnya banyak sekali. Jadi kita hati-hati sekali. Karena kita tidak tahu teman kita di dalam bemo ada virus atau tidak. Atau teman kita yang berdiri di pinggiran jalan ada virus atau tidak. Kita tidak tahu. Karena itu tidak ada cara lain dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Jadi kita harapkan bahwa agar kesadaran masyarakat untuk bisa menjaga diri tanpa harus adanya operasi ini. Untuk itu jangan jadikan operasi ini sebagai suatu beban. Jangan! tapi kesadaran kita sendiri untuk mengikuti protokol kesehatan,” ungkap Marius.

Komentar