by

BPTST Kota Kupang akan Bergabung Dengan Dinas Penanaman Modal

KUPANG, Terasntt.com — Terhitung Januari 2017 Badan Pelayanan Perijinan Terpadau Satu Pintu (BPTST) Kota Kupang Akan bergabung dengan Dinas Penanaman Modal. Lembaga tersebut berubah nama menjadi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM dan PTSP).

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kerja Sama Dinas Penanaman Modal Kota Kupang, Yos Liko Hala, usai rapat Asistensi Uraian Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah, di Balai Kota, Senin (14/11/2016),.

” Ya, sesuai amanat Undang -Undang, mulai 2017, BPTSP akan bergabung dengan Dinas Penanaman Modal Kota Kupang. Dinas ini akan berganti nama menjadi Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” Ujarnya.

Dasar Hukum yang dimaksud adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2016 tentang Pemerintahan daerah, Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah serta Peraturan daerah Kota Kupang Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, (Tambahan Lembaran Daerah Nomor 273)

” Ya, sesuai PP Nomor 18 Tahun 2016 Pasal 39 ayat satu, bahwa untuk meningkatakan kualitas perizinan kepada masyarakat, maka daerah membentuk Unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daerah yang melekat pada Dinas Daerah Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penanaman modal,” tandasnya.

Dinas ini selanjutnya akan mengemban visi berkelanjutan untuk mewujudkan Kota Kupang yang maju, mandiri, adil dan sejaterah, dengan misi meletakan fondasi bagi terciptanya iklim penanaman modal yang kondusif, berkrlanjutan dan berdaya saing tinggi.

Dinas ini diharapakan agar bisa menciptakan kepentingan kepentingan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan aktivitas penanaman modal untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi bagi warga Kota Kupang.

Misi selanjutnya, kata Yos, bisa mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi dan sumber modal yang tersedia untuk meningkatkan kinerja perekonomian daerah, penciptaan kesempatan kerja produktif dan peningkatan pendapatan warga Kota Kupang.

Masih menurut Yos, misi selanjutnya yakni untuk mendorong pelaku ekonomi mikro, kecil, menengah dan koperasi untuk melakukan penanaman modal bagi kepentingan pengembangan usaha secara berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

“Nantinya, lembaga ini diharapakan bisa menyelenggarakan perizinan yang cepat, tepat, transparan dan akuntabel,” harapnya.(raf)

Comment

Berita Terbaru