Home Ekbis BPJS Apresiasi Peran Media Dukung JKN

BPJS Apresiasi Peran Media Dukung JKN

700
0
SHARE

KUPANG, Terasntt.com — BPJS Cabang Kupang memberikan Apresiasi kepada media massa yang telah membantu mensukseskan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pembertaan. Sebagai bentuk apresiasi tersebut, juga untuk meningkatkan hubungan kemitraan BPJS kesehatan, maka diadakan acara Media Gathering dengan tema, ” Jurnalisme di era digital” di Hotel Neo Aston Kupang, Sabtu (20/5/2017)

Kegiatan ini melibatkan semua media massa se Kota Kupang dengan menghadirkan pemateri Sri Tunggul Paninidriya dan Dion DB Putra.

Dalam Materinya, Dion DB putra mengatakan, saat ini, kita sudah memasuki era digital da telah dimanjakan oleh internet. Hal ini telah mengubah audiens dari pengguna menjadi Produsen berita.

” Siap saja, bisa membuat media sendirinya,” ujarnya.

Hal ini, lanjutnya, akan berimbas pada produk berita hoax. Yang tentunya, ini menjadi perhatian kita bersama.

Ia menjelaskan, bahwa dalam sebuah penelitian, 20 persen berita yang disajikan adalah hoax, dan kesehatan ada pada urutan pertama, selanjutnya politik, dan dunia hiburan. Untuk itu, Ia mengajak sesama rekan media, bersama – sama memerangi hoax tersebut.

” Ini adalah langkah yang tepat dari BPJS untuk setidaknya memerangi hoax dan teman-teman media harus bersifat profesional,” lanjutnya.

Sementara, Sri Tunggul mengatakan, dalam dunia digital, koran tidak lagi menjadi penguasa tunggal informasi, sebab banyak dari pengguna telah berpindah ke digital. Karena memang, pelanggan lebih muda mengakses beritanya, murah dan cepat.

Kendati demikian, Ia menegaskan, kompetensi Wartawan harus menjadi bekal utama dalam menyajikan berita.

” Di era digital seperti sejarang, suka tidak suka, banyak yang kemudian berpindah ke digital, koran tidak lagi menjadi penguasa informasi,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, kebanyakan Koran sekarang sudah mulai tergerus opla penjualannya karena kehendak zaman. Koran mau tidak mau harus berbenah mengikuti alur zaman. Bahkan lanjutnya, sejumlah media cetak nasional berencana akan tutup pada tahun 2020 mendatang.

” Tentunya, kompetensi Wartawan harus benar-benar diutamakan, hal ini penting dalam kaitanñya dengan produk berita nantinya,” ujar Sri. (raf)

Berikan Komentar Anda.