oleh

BNNP NTT Gelar Talk Show P4GN Dan Luncurkan Aplikasi REAN.ID

-Hukrim-85 views

Talk show/tatap muka, berkreasi tanpa narkoba bersama REAN.ID di aula Hotel Neo Aston Kupang, Selasa (27/10/2020). 

Kupang, teras-ntt.com — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP- NTT) Nusa Tenggara Timur menggelar diseminasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui talk show/tatap muka, berkreasi tanpa narkoba bersama REAN.ID di aula Hotel Neo Aston Kupang, Selasa (27/10/2020). 

Kegiatan yang dihadiri 150 peserta, masing- masing 100 orang Jurnalis, 25 orang Mahasiswa IMALLA dan Kelompok Masyarakat Leko sebanyak 25 orang ini, sekaligus melaunching Rumah Edukasi Anti Narkoba REAN).

Kabid P2M BNNP NTT, Hendrik

Johanne Rohi, M.H ketika membuka kegiatan ini menyampaikan, bahwa seiring  permasalahan narkoba yang semakin meningkat maka mesti dilakukan upaya serius dari seluruh pihak baik instansi pemerintah, para Jurnalis, mahasiswa, dan elemen  masyarakat untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkoba karena narkoba merupakan persoalan bangsa yang harus diatasi secara bersama. 

Dijelaskannya,  berdasarkan data BNN, diketahui ada 3,4 juta masyarakat Indonesia telah menjadi penyalahgunaan Narkoba. Di NTT sendiri, ada 4.875 jiwa masyarakat NTT yang telah gunakan Narkoba secara ilegal. Dan  0,1 % dari 43 juta masyarakat NTT yang usia produktif bisa terancam Penyalahgunaan narkoba. Dari coba-coba pakai hingga pemakai tidak aktif dan pecandu. Hal ini menjadi persoalan  kita di NTT untuk bersama  menanggulangi bahaya dari narkoba. Salah satu upaya yang efektif adalah dengan penyebarluasan informasi tentang bahaya narkoba ini. Informasi edukasi tersebut melalui  pemerintah, mahasiswa, komunitas atau kelompok pemuda dan  media massa baik cetak, elektronik, dan online sebagai mitra BNN NTT.

Selain itu, terkait media sebagai mitra dan informasi edukasi, Hendrik mengatakan, bahwa media sebagai mitra strategis BNNP NTT mari kita semua bersama sama menyelamatkan generasi muda aset bangsa dari bahaya narkoba melalui informasi yang efisien, edukasi yang berimbang untuk memberikan pendidikan yang baik bagi generasi bangsa dan masyarakat. 

Talk show/tatap muka, berkreasi tanpa narkoba bersama REAN.ID di aula Hotel Neo Aston Kupang, Selasa (27/10/2020). 

“Informasi adalah data yang diolah untuk pengambilan keputusan. Informasi yang disampaikan ialah informasi yang betul yakni kebenaran. Jangan sampai informasi yang disampaikan menyesatkan banyak orang. Kita semua tahu bahwa akhir -akhir ini banyak informasi hoaks (bohong) ada dimana mana. Untuk itu jika generasi muda tidak di edukasi dengan baik akan sangat berbahaya. Oleh karena itu wartawan, penulis berita, sebagai mitra strategis BNNP NTT yang punya kepentingan dalam menyebarluaskan informasi yang sangat dipercaya masyarakat, mari bersama sama kita selamatkan masyarakat dan generasi muda aset bangsa dengan memberikan edukasi tentang kesadaran pendidikan bahayanya narkoba,”ujarnya. 

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Seksi Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara, S.H., M.Hum., Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Lia Novika Ulya,S. K.M., dan Pendeta Lusia Adu, MA CBP. 

Acara ini pun diakhiri dengan di launchingnya  Rumah Edukasi Anti Narkoba oleh Kepala Seksi Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara, S.H.,M.Hum dan foto bersama peserta.(ran)

Komentar

Berita Terbaru