oleh

Beresiko, PNS Abaikan e-PUPNS

KUPANG, Terasntt.com — Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Kupang yang mengabaikan pendaftar ulang e-PUPNS siap menangung resikonya. Dalam kurun waktu yang ditetapkan tidak mengisi e-PUPNS secara otomatis keluar dari data base kepegawaian nasional.
” Yang lebih memberatkan, tidak mendapat palayanan apapun, bahkan diberhentikan sebagai PNS atau dipensiunkan,” kata Kepala badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kupang,Daud Djira kepada wartawan di Bali Kota Kupang, Rabu (23/9/2015).
Daud Djira menjelaskan, pendataan PNS secara elektronik atau dikenal dengan sebutan e-PUPNS sudah menjadi keharusan atau diwajibkan, jika mereka ingin tetap diakui.
Khusus di lingkup Pemerintah Kota Kupang hingga Senin (21/9/2015) dari 7 ribu lebih PNS , sebanyak enam ribu sudah melakukan registras.
Itu artinya, lanjut dia para PNS di sangat merepon dengan baik dan sudah sadar akan resiko bila lalai mendaftar.
” Berarti hanya tinggal sekitar seribu lebih saja yang belum regristrasi dari seluruh pegawai,” ujar Djira.
Untuk itu kata Djira, PNS yang belum mendaftar di SKPD masih diberi waktu hingga tanggal 30 September 2015 sudah harus selesai meregistrasi.
” Kami dari BKD juga sangat berharap, para PNS yang belum meregtrasi segera mendaftar, jika tidak maka resiko cukup tinggi bagi diri mereka sendiri,” tegasnya.
Djira mengatakan, batas waktu tersebut merupakan tahapan dari BKD dan BKN bagi PNS untuk bisa melakukan regristrasi elektronik.
” BKD dan BKN memberi batas akhir perampungan semua data dan registrasi hingga 31 Desember 2015. Saya optimis semua PNS Kota Kupang bisa menyelesaikan sebelum waktu yang ditetapkan,” katanya.(riflan)

Komentar