oleh

Berakhir Masa Kontrak Proyek Puskesmas Lewolema Senilai Rp 1,9 Baru 67 %

Larantuka, teras-ntt.com — Masa Kontrak Proyek pembangunam Puskesmas Lewolena Kabupaten Flores Timur senilai Rp 1,9 tahun 2021 sudah berakhir. CV. Kasih Murni selaku kontraktor belum selesai. Pekerjaan fisik baru mencapai 67 persen.

Proyek dengan konsultan pengawas CV. Disain Konsultan ini bersumber dari dana APBD dan DAK 2021 sebesar Rp 1.964.415.000

dan sesuai informasi dari Leon Ritan salah seorang warga setempat, bahwa salah satu faktor keterlambatan proyek ini karena minimnya pasokan material bangunan, jug upah tukan rendah sehingga sebagian tidak masuk kerja.

Kepada wartawan via ponselnya, Selasa (4/1/2022) Leon Ritan menyampaikan, bahwa coran tiang juga tidak maksimal sehingga banyak berlubang, bahkan ada yang retak. Sementata pintu, jendela, keramik, pengecetan, pondasi batu alam belum dikerjakan.

Sementara Thomas selaku kontraktor pelaksana saat dikonfirmasi di lokasi proyek Puskesmas Lewolema, Kamis (6/1/2022) menjelaskan, bahwa keterlambatan proyek puskesmas Lewolema disebabkan ketiadaan material kayu.

” Progres pekerjaan proyek puskesmas Lewolema ini lebih cepat dari proyek puskesmas Witihama, kami cuma kendala di material kayu saja,” tandasnya.

Ketika ditanya soal mutu pekerjaan pihak kontraktor tidak menggubrisnya dan terkesan masa bodoh.

Pada tempat berbeda Kepala Dinas Kesehatan Flotim dr. Agustinus Ogie menjelaskan, terkait proyek tersebut pihaknya sudah memerintahkan PPK dan PPTK turun ke lokasi proyek. 

” Proyek puskesmas lewolema masih 67 persen fisik, saya berharap pihak pelaksana jangan asal kerja karena di kejar waktu denda, tetapi utamakan kualitas dan mutu proyek sesuai petunjuk kontrak,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh dari masyarakat setempat, bahwa  konsultan pengawas proyek jarang ada di lokasi proyek untuk mengawasi proyek tersebut.(glh)

Komentar