oleh

Benu : Pemkot Belum Tindaklanjuti Temuan BPK

KUPANG, Terasntt.com — Agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, memasukan dokumen tindak lanjutan hasil temuan BPK Perwakilan NTT terkait dana PER dan aset, Rabu 12 Agustus 2015 tertunda.
“ Dokumen tindaklanjut hasil temuan BPK perwakilan NTT kami belum serahkan ke BPK perwakilan NTT,” kata Benu kepada wartawan di kantor DPRD usai mengikuti rapat dengar pendapat antara DPRD dan pemerintah bersama PKL,Kamis (13/8/2015).
Dia menjelaskan, rencana penyerahan dokumen tindaklanjut hasil temuan BPK soal dana PER dan aset daerah belum terlaksana sesui dengan batas waktu yang diberikan tanggal 12 Agustus 2015.
” Kami sudah berkoordinasis BPK serta inspektorat sementara ini tidak berada ditempat. Masih mengikuti pertemuan evaluasi di Ende. Untuk itu Senin depan pemerintah akan melakukan finalisasi sebelum diserahkan ke BPK perwakilan NTT. Semua dokumen sudah disiapkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Walik Kota Kupang, Jonas Salean berjanji sebelum tanggal 12 Agustus 2015 ,sesuai batas waktu penyelesaian piutang dana Pemberdayaan Ekonomi Mayarakat (PER) yang menjadi hasil temua BPK perwakilan NTT pada beberapa waktu sudah bisa terselesaikan.
Menurut Salean, kasus ini terjadi akibat banyak usaha yang sudah mati (bangkrut) dan meninggal dunia dan sebagian alamat penerima tidak diketahui.
“ Tindaklanjuti temuan BPK soal dan PER ini berkaitan dengan usaha yang bangkrut, orang meninggal dan pindah alamat dilakukan pemutihan,” katanya.
Menurut Salean, dana PER digulir sejak 2000 – 2007, dan pelaksanaan di tingkat kelurhan menjadi tanggung jawab lurah dan camat.
” Ada beberapa kelurahan yang sudah selesai tindaklanjutnya, namun ada juga yang masih menunggak dari Rp 13 – 100 juta,” ujarnya.
Sementara aset daerah, lanjut dia sudah ditindaklanjuti antara lain, sepeda motor, meja dan kursi sekolah, semuanya telah difoto, yang rusak tinggal berkoordinasi dengan bagian keuangan bagian aset, guna dilampirkan dalam dokumen dan berita acara untuk diserhakan ke BPK nantinya.
“ Ya kami menergetkan tindaklanjut hasil temua BPK soal dana PER dan aset target tangal 12 Agustus semua dokumen sudah bisa diserahkan ke BPK. Karena ini semua tinggal bukti pelaporan temuan BPK yang perlu ditindaklkanjuti. Menyangkunt aset tidak ada fisik uang, sehingga tidak ada tuntutan ganti rugi,”(rif)

Komentar