oleh

Basarnas, KNKT, TNI dan Polri Bersatu Cari Pesawat Aviastar

Jakarta, CNN Indonesia — Pencarian pesawat Aviastar tipe DHC6/PKBRM rute Masamba-Makassar, Sulawesi Selatan, yang hilang kontak pada Jumat (2/10) terus dilakukan. Pihak Basarnas, KNKT, TNI dan Polri dikerahkan untuk melakukan pencarian.

“Masing-masing Polres di Sulawesi Selatan sudah bergerak semua, TNI dan beberapa masyarakat juga sudah mencari,” kata Kepala Kepolisian Resor Luwu Utara Ajun Komisaris Besar Pol Muhammad Endro.

Hingga menjelang tengah malam ini, pesawat belum ditemukan. Kondisi Masamba sedang hujan deras pada pukul 22.20 tadi malam.

Endro mengatakan Badan SAR Nasional (Basarnas) juga telah mengerahkan puluhan anggota. Tim pencari ini bergerak ke Bone dan Palopo. Mereka berkoodinasi dengan jaringan Kodim di kabupaten sekitar ruter penerbangan Aviastar.
Selain itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) ikut mengirim tim ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk membantu proses penyisiran dan evakuasi.

Jika pencarian malam ini tidak bisa dilanjutkan maka akan dilanjutkan esok hari. “Pagi besok secepat mungkin ketika cuaca memungkinkan,” ujar Budi Prasetyo, General Manager Commercial Aviastar Mandiri Petrus.

Menurut perwakilan Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Hasanuddin, Letnan Kolonel Handaka dalam keterangan persnya, menyebutkan Sabtu pagi proses pencarian udara akan dilakukan menggunakan 3 unit helikopter milik TNI Angkatan Darat, milik PT Gasing dan Bosowa, serta satu pesawat Twin Otter milik Aviastar yang didatangkan dari Kendari, Sulawesi Tenggara.

Diketahui Aviastar yang hilang kontak ini membawa tujuh penumpang yang terdiri atas lima orang dewasa dan dua bayi.

Pesawat ini dikendarai oleh pilot Kapten Roy Iriafriadi, kopilot Yudhistira Febby, juga seorang teknisi Soekris Winarto. Pilot dan kopilot masing-masing telah menempuh 2.911 jam terbang dan 4.035 jam terbang. (adt/adt)/(CNN)

Komentar