oleh

Bantuan 1.000 Sumur Untuk Delapan Desa

KUPANG, TN — Bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebanyak 1.000 sumur gali untuk warga Desa Oebelo, Oehani dan Desa Kualin, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) direalisasikan. Sesuai kebijakan Pemda setempat sumur tersebut dibagikan ke delapan desa setempat guna mengatasi kekeringan.
” Sesungguhnya bantuan tersebut diberikan untuk masyarakat pada ketiga desa yang dikunjungi Menteri Sosial dan ketua DPR RI. Tetapi atas kebijakan Dinas Pertanian TTS, bantuan tersebut dibagikan ke delapan desa, sehingga masyarakat yang betul – betul membutuhkan tidak kebagian. Desa Oebelo yang harusnya mendapatkan 500 sumur hanya ditetapkan 213 buah,” kata Kepala Dusun 3 Desa Oebelo, Peter Mone saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (27/7/2015).
Peter Mone, mengatakan khusus di Desa Oebelo ke 213 sumur itu sudah selesai digali, hanya saja cicin penahan dinding belum diberikan pihak pemerintah.
” Kami diminta menggali secara swadaya sementara cicinnya dipesan dari kelompok pengrajin setempat. Kami hanya menunggu pemasangan cincin dan masyarakat mulai menggunakan sumur. Kami sendiri tidak tahu berapa besarnya dana per sumur,” tegasnya.
Melalui kebijakan Pemerintah dialihkan untuk delapan desa.
Selain itu, Mone juga menyesali bantuan 5000 paket sembako yang diserahkan Presiden Jokowi saat berkunjung di Kupang tanggal 25 Juli 2015 lalu. Kalau hanya untuk menyerahkan bantuan, harusnya Presiden dan Menterinya tidak perlu datang. Sebaiknya dana yang digunakan dikirim untuk mengantisipasi bencana kekeringan secara permanen.
” Model bantuan yang bersifat konsumtif tidak perlu, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah antisipasi secara permanen karena setiap tahun selalu saja terjadi bencana dan berdampak gagal panen, bantuan tanggap darurat seperti ini tidak mendidik dan seolah-olah Kami ini pengemis. Itu yang tidak kami harapkan,” tegasnya.
Pada tempat berbeda, Anggota DPRD NTT Jefry Unbanunaek menanggapi hal tersebut bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat harus sampai dan tepat sasaran pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, baik itu bantuan tanggap darurat maupun bantuan sumur bor dan sumur gali,
“Kami terus mengawal dan mengontrol setiap jenis bantuan dan distribusinya” (mas)

Komentar