Home Daerah Banser NU dan Remas Terlibat Pengamanan Natal di TTU

Banser NU dan Remas Terlibat Pengamanan Natal di TTU

987
0
SHARE

KEFAMENANU, Terasntt.com — Perayaan Natal di seluruh wilayah NTT berlangsung aman dan damai. Selain umat kristiani sendiri pengamanan Natal di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT juga melibatkan TNI, Polri serta Banser Nahdatul Ulama (NU) dan remaja masjid (Remas) dan Satpol PP.

Aksi solidaritas para Nahdatul Ulama dan komponen Banser, ditanggapi positif oleh Yang Mulia Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr.

Di akhir perayaan Misa Natal ke dua di Gereja St. Theresia Kefamenanu, Senin (26/12/2016) malam, Uskup Dominikus Saku menyampaikan harapannya agar aksi seperti solidaritas itu akan terus berkesinambungan.

” Terimakasih kepada seluruh umat Islam yang telah turut bergabung dengan pihak TNI, Polri, Sat Pol PP dalam melakukan pengamanan pada Misa Natal ini. Saya berharap, tindakan positif seperti ini tidak berhenti sampai di sini saja. Pada perayaan Lebaran nanti umat Nasrani juga harus bisa membantu mengamankan tempat ibadah umat Islam seperti pengamanan umat Islam terhadap gereja kita sekarang ini, begitupun dengan tempat – tempat ibadah lainnya,” ujarnya.

Menanggapi harapan Uskup tersebut, penanggungjawab Banser, Kyai Ismail Zazuli mengatakan, dengan senang hati akan menjalin kerjasama yang baik antar umat beragama.

” Sebagai WNI, dalam menjaga keutuhan dan kerukunan antar umat beragama kami beserta seluruh Nahdatul Ulama dan komponen Banser maupun Remaja Masjid di TTU telah siap dengan ikhlas ikut ambil bagian dalam pengamanan Misa dan Kebaktian malam Natal, sejak Sabtu (24/12/2016) hingga berakhir perayaan misa dan kebaktian Natal ke dua di malam ini,”jelas Kyai Zazuli kepada Terasntt.com usai misa.

Bahkan menurut Zazuli, sejak awalsemua umat Islam yang berdiam di kabupaten TTU, telah siap mendukung berbagai persiapan umat Kristiani menyambut pesta Natal.

” Sebelumnyapun, kami semua umat Islam yang berada di kabupaten TTU telah siap memberi dukungan penuh terhadap kegiatan umat Kristiani menjelang Natal dan kami berharap dengan keterlibatan kami, tali persaudaraan yang sudah terjalin sejak dulu tetap terjaga dengan baikn,” katanya.

Ia berharap sebagai masyarakat dan warga negara yang hidup di NTT, khususnya di Kabupaten TTU bisa menjadi contoh untuk daerah lainnya dalam hal saling menghargai, menghormati sesama umat beragama. Dan tradisi tersebut akan terus diturunkan sampai ke generasi penerus.

Sementara Koordinator Lapangan Banser TTU, Indra M. Dahlan menjelaskan, sebanyak puluhan Banser NU yang diterjunkan ke gereja – gereja untuk melakukan pengamanan mendapat sambutan baik dari umat Nasrani dan elemen lainnya.

” Sebanyak 50 orang yang tergabung dalam Banser NU, Satgas dan Remaja Masjid telah diterjunkan ke semua gereja dalam kota Kefamenanu untuk berbaur dengan elemen lainnya melakukan pengamanan. Keterlibatan ini baru pertama terjadi, namun kami bangga karena mendapat sambutan baik dari seluruh umat Nasrani.
Jumlah kamipun terbilang banyak, tapi dalam kegiatan sosial seperti ini yang diterjunkan sangat fleksibel dengan maksud agar tidak mengganggu kenyamanan umat beragama khususnya umat kristiani yang sementara menjalankan ibadah,” kata Indra.

Pantauan Terasntt.com,meskipun kegiatan ini baru pertama kali digelar namun seluruh Nahdatul Ulama telah banyak menjalankan kegiatan sosial lainnya di hariĀ  – hari biasa, tanpa memandang suku dan agama. Seperti membantu korban bencana alam, kecelakaan, bantuan kesehatan dan kerja bakti pembersihan di tempat – tempat ibadah lainnya.(dit)

Berikan Komentar Anda.