oleh

Banjir Bandang Di Ile Ape 13 Orang Meninggal, 20 Belum Ditemukan

Lewoleba, terasntt.com — Banjir bandang yang melanda dua kecamatan, Ile Ape dan Ile Ape Timur Kabupaten Lembata, Minggu (4/4/2021) pukul 01.00 dini hari mengisahkan pilu mendalam. Sebanyak 30 orang dari tiga desa di Ile Ape meninggal sementara 20 warga Desa Lamawolo Ile Ape Timur belum ditemukan.

Ketiga belas korban meninggal itu berasal dari Desa Waowala, 3 orang meninggal sementara Desa Tanjung Batu dan Amakaka masing – masing 5 orang sedangkan korban yang dievakuasi ke RSUD Lewoleba untuk mendapatkan perawatan. 

Pantauan wartawan di lokasi bencana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Lembata masih melakukan pendataan di lapangan terkait korban meninggal dunia maupun luka-luka. Demikian juga tim mulai memberikan bantuan tanggap darurat bagi para korban bencana ini.

Personil TNI, Polres Lembata, Pos Angkatan Laut, BPBD Kabupaten Lembata dan warga bergotong royong mengevakuasi korban dan warga yang selamat. 

Demikian juga Bupati  Eliaser Yentji Sunur yang juga ketua DPD Golkar Lembata bersama  Kapolres Lembata AKBP Yoce Marthen, Ketua DPRD Lembata Petrus Gero (anggota FPG) serta Sekda Paskalis Tapobali turun ke lokasi bencana untuk memantau langsung kondisi warga dan para korban.(van/mas)

Komentar