by

Atraksi Ikan Duyung di Alor Belum Terekspos

KUPANG, Terasntt.com — Eksotis alam NTT tak kalah seksi dengan daerah lain di Indonsei. NTT memiliki 1.621 obyek wisata yang tersebar di seluruh kabupaten/ kota, yang menjadi daya tarik bagi wisatawan manca negara juga domestik.

” Begitu banyak obyek wisata yang menjadi andalan NTT, tetapi banyak juga yang belum tergali dan juga banyak ivent belum terekspos. Saya ambil contoh misalnya sejak pertengahan Januari 2017 ada atraksi Ikan Duyung di Alor. Ini-kan baru dan belum terekspos. Ada tiga jenis ikan yang menjadi icon Alor, khususnya diantara pulau Sika dengan Bandara Mali ada atraksi Ikan Duyung, lumba – lumba dan pari tokek, itu ada pawangnya yang bernama One Duka. Memang sempat dipublikasi lewat RCTI sehingga ada wisatawan yang sudah tahu berkunjung kesana. Atraksi itu bisa dilakukan kapan saja kecuali hari Minggu pukul 7.00 – 10.00 wita. Menurut pawang itu pemintaan ikan duyung karena tidak ingin mengganggu orang beribadah,” kata Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi NTT, Eden Kalakik di dinas setempat, Kamis (23/2/2017).

Eden menjelaskan, bahwa akibat publikasi RCTI ada wisatawan yang sudah tahu langsung ke Alor untuk melihat atraksi Ikan Duyung itu. Dan karenanya Pawang dipanggil ke Raja Ampat untuk berbagi karena disana ketika orang menemukan Ikan Duyung tapi dalam keadaan mati sementara di Alor bisa hidup.

” Jadi saat berdiaolg dengan saya Pawang mengatakan, bahwa itu bermula ketika dia menanam bakau di wilayah Sika selama satu minggu dan hari terakhir dia bermimpi, Ikan Duyung itu datang dan meminta terima kasih kepadanya karena lokasi pemukimannya sudah ditanami bakau. Sekaligus menyampaikan, bahwa ia bisa membantu pawang itu tapi dalam bentuk atraksi. Dan itu disanggupi sehingga mimpinya jadi kenyataan. Atraksi yang dipertontonkan ikan duyung dengan berenang di sekitar wisatawan dan terakhir ia menaikan kepala di atas perahu. Sampai kapan pawang suruh pulang baru dia pulang. Dan  untuk melayani wisatawan Pawang melibatkan karang taruna setempat untuk melayani wisatawan sekaligus menjadi gait.
Sementara untuk menjangkau lokasi atraksi itu harus naik sampan.

Menurut Eden, atraksi Ikan Duyung ini akan menjadi salah satu destinasi anadalan di Alor, karena banyak daerah memiliki Ikan Duyung, tetapi hanya di Alor yang bisa beratraksi.

” Ini adalah obyek baru dan pihak Dinas Wisata Alor sangat berterima kasih dengan munculnya atraksi Ikan Duyung yang bakal menduniakan Alor,” katanya.(mas)

Comment

Berita Terbaru