Home Pendidikan Astra Dukung Pendidikan di Kabupaten Kupang

Astra Dukung Pendidikan di Kabupaten Kupang

687
0
SHARE

OELAMASI, Terasntt.com –PT. Astra Internasional melalui Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim kembali memberikan kesempatan pendidikan dan pelatihan bagi guru dan murid ke  Yohanes Surya Institut di Banten. Ada 6 guru dan 6 siswa SD di Kecamatan Amarasi Selatan dan Kecamatan Takari mengikuti pelatihan selama dua bulan pada bulan Maret – Mei 2017.

” Pelatihan tersebut dalam rangka meningkatkan kapasitas guru dan murid yang berkualitas,” kata Pimpinan Yayasan Pendidikan ASTRA Michael D. Ruslim, bapak Kristanto didampingi Prof. Yohanes Surya saat tatap muka dengan Bupati Kupang Ayub Titu Eki d ruang rapatnya, Selasa (7/2/2017).

Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut, Asisten III Victoria Kanahebi serta pimpinan SKPD lingkup Pemkab Kupang.

Ayub Titu Eki sangat mengapresiasi bantuan pengembangan pendidikan yang diberikan PT. Astra Int melalui Yayasan Pendidikan Michael D. Ruslim dan berharap pemberian bantuan pendidikan dan pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kupang.
Ia menegaskan, bahwa salah satu faktor penting kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas SDM dan menilai sehebat dan semaju apapun Ilmu pengetahuan dan teknologi yang menghasilkan peralatan canggih, namun tetap saja membutuhkan peran manusia dalam pengoperasiannya.

Sebagai contoh, Titu Eki menguraikan kemajuan teknologi pesawat yang canggih dan hebat pun dalam pengoperasiannya membutuhkan tenaga manusia yang handal, pintar dan menguasai teknologi.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan yang telah dilakukan oleh YPA-MDR di Kecamatan Takari dan Amarasi Selatan sejak tahun 2016 lalu dan dilanjutkan dengan memberikan diklat bagi 6 orang guru dan 6 orang siswa dari Sekolah – sekolah di 2 Kecamatan yang dibina.

“ Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan, sementara murid merupakan generasi harapan bangsa yang perlu dididik dan dipersiapkan secara baik dan berkualitas,” tegas Titu Eki.

Sementara, Kristanto mengungkapkan, bahwa bantuan diklat bagi guru dan murid memiliki goal pembentukan SDM yang berkualitas.

Salah satu fokus yayasan pendidikan Astra ialah memajukan sekolah – sekolah yang dibinanya menjadi sekolah unggul sehingga mampu bersaing secara regional.

Menurutnya, saat ini Indonenia berdasarkan IPM tahun 2014 memiliki peringkat 108 dari 187 negara, sementara di Asean periangkat 5 dari 10 negara, masih kalah dari Singapura, Thailand dan malaysia memotivasi semua elemen untuk mengambil bagian dalam memajukan pendidikan bangsa.

Ia mengatakan, CSR bidang pendidikan daerah pra – sejahtera menjadi fokus Yayasan pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) di Indonesia bagian Timur. Melalui pendampingan yang dilakukan di beberapa sekolah yang ada di 2 kecamatan di kabupaten Kupang ditargetkan pada tahun ke-8 pembimbingan menjadi sekolah unggul, dengan rincian 2 tahun pembinaan, tahun ke 3 pendampingan, tahun ke 4 monitoring, tahun ke 5 kemandirian dan tahun ke 8 sudah menjadi sekolah unggul.

Sementara pemberian diklat ini fokus kepada pendidikan IPA-Matematika demi melengkapi tenaga pendidik dan murid agar dapat menjadi duta pendidikan di wilayahnya dan menyalurkan ilmu pengetahuan yang didapatnya bagi guru – guru lainnya.

Demikian juga, Yohanes Surya,  bahwa anak NTT khususnya anak Kabupaten Kupang memiliki kecerdasan dan kemampuan akademis yang baik dan tidak kalah dari anak-anak diluar NTT.

Menurutnya beberapa anak asal Kabupaten Kupang justru meraih hasil baik dalam kegiatan olimpiade sains di luar negeri.

Ia beranggapan tidak ada murid yang bodoh, tetapi guru yang bodoh ada dengan asumsi jika gurunya pintar maka murid pun akan pintar, tetapi gurunya bodoh maka siswa yang dipimpinnya juga akan bodoh.

Untuk itu lanjutnya, pola pendidikan dan pengembangan kapasitas guru harus ditingkatkan demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

terkait dengan diklat YPA-MDR bagi guru dan siswa Kabupaten Kupang, ia meminta 6 orang siswa yang diutus selama 2 bulan untuk dilatih di tempatnya merupakan murid terlemah khususnya dibidang matematika agar dapat didik secara baik. Dengan memilih murid yang terlemah secara akademis, dirinya dapat kesempatan mengajar dan memberikan ilmu terbaik serta mengukur sejauh mana efektifitas pembelajaran yang dilakukannya.

Menurutnya pelajaran matematika berperan penting untuk menunjang mata pelajaran lainnya, jika mampu menguasai pecahan desimal secara baik, tentu akademis murid dibidang lainnya akan tertolong.(*/mas)

Berikan Komentar Anda.