oleh

Patrisius : Laporkan ke Saya Jika Ada Kepsek Pungli

ATAMBUA, Terasntt.com — Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Belu, Patrisius Asa meminta guru melaporkan kepadanya jika ada oknum kepala sekolah (Kepsek) melakukan pungutan. Informasi yang diperoleh Terasntt, ada aknum kepala sekolah yang memungut sejumlah uang kepada guru dengan dali memperlancar proses tunjangan khusus (Tunsus).
Ketika di konfirmasi di ruang sidang DPRD Belu, Jumat (28/8/2015), Asa mengakui hal itu dan mengatakan telah mendapat informasi ada pungutan liar yang dilakukan oknum kepala sekolah untuk memperlancar proses tunjangan khusus.
” Silakan guru – guru melaporkan kepada saya jika ada oknum kepala sekolah yang meminta sejumlah uang untuk urusan tertentu termasuk tunsus. Ada kepala sekolah yang meminta uang dan menyerahkannya kepada staf PPO Yan Asa untuk mengambil SK dari dinas. Saya sudah panggil dan tanya dia tetapi dia membantah tidak perna menerima uang,” kata
Patrisius.
Menurut dia, pihaknya sudah mendapat laporan dari beberapa guru, bahwa. Ada kepala sekolah melakukan pungutan tersebut.
” Saya sudah memanggil kepala sekolah bersangkutan, tetapi dia masih berada di Kupang. Bahka saya sudah menyuruh orang menjemputnya, namun sampai saat ini juga belum menghadap,” tegasnya.
Pada tempat berbeda, anggota DPR Belu, Paulus Samara mengatakan, Kepala Dinas PPO harus sesegera mungkin memberikan sanksi kepada oknum kepala sekolah tersebut, bila perlu diberhentikan dari jabatannya karena telah mencoreng nama baik guru selain itu oknum-oknum yang terlibat Pungli di dinas PPO harus ditindak.
” Ini menyangkut moral dan kinerja dari Pegawai Negeri sipil,” tegasnya.
Pantauan terasntt jumat (28/08/2015) Terlihat, puluhan guru hadir di ruang sidang DPRD setempat untuk mendengarkan klarifikasi Kadis PPO dan kepala Cabang BRI Atambua terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dituduhkan kepada oknum Dinas PPO Kab Belu Yanuarius Keri Asa bersama BRI bersangkutan.(Ino)

Komentar