by

Aroma Tak Sedap Sampah di Jalan Piet A. Tallo Mengganggu Pelintas

KUPANG, Terasntt.com — Tumpukan sampah di jalan Piet A Tallo, tepatnya di jalur penghijauan Bimoku, Kota Kupang sebarkan aroma tak sedap. Kondisi tersebut  mengganggu kenyamanan  pelintas jalan itu.

“ Sampah tertumpuk di bahu jalan ini mengeluarkan aroma tak sedap hingga mengganggu  kami penguna jalan,” kata  Jhoni salah satu pengendara sepeda motor yang ditemui tak jau dari tumpukan sampah itu, Jumad, (16/3/2017).

Menurutnya, lokasi pembuangan sampah tersebut sudah belangsung lama hingga  menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu para pengadara yang melintas di jalan ini. Pada hal pemerintah sudah memasang papan himbauan agar masyarakat tidak lagi membuat sampah pada lokasi itu.

“ Ya sampah yang tertumpuk ini jika tidak cepat diangkut oleh Dinas Kebersihan, maka lama kelamaan akan tercecer hingga tengah jalan, bahkan bau busuknnya akan semakin tambah parah, sehingga bisa mengganggu konsentrasi pengguna jalan,” katanya.

Kepala Dinas Liangkungan Hidup dan Kebersihan, Oebed Kadji saat dikonfirmasi mengatakan, sampah masih menjadi masalah serius di Kota Kupang. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya.

Ia mengatakan ada beberapa lokasi rawan sampah, seperti di Jalan Piet A. Tallo dekat Rudenim, jalur penghijauan di kawasan tanah AURI (belakang Kampus Undana) dan Bimoku, Carvita serta beberapa lokasi lain.

Sampah di lokasi ini, diakuinya sebagai sampah komersil yang dibuang ke TPS dalam jumlah banyak menggunakan mobil pick up. Padahal TPS hanya disediakan untuk sampah rumah tangga. Bukan sampah komersil yang kebanyakan berasal dari toko – toko yang ada di Kota Kupang.

Menurutnya, Sampah pada lokasi – lokasi rawan, biasanya sudah diangkut oleh petugas. Tetapi setelah itu, ada yang membuang sampah tanpa memperhatikan waktu yang sudah diatur.

“ Sampah di Bimoku kebanyakan dibuang oleh warga dari perumahan Matani yang notabene merupakan wilayah Kabupaten Kupang. Kalau seperti ini sebaiknya Pemkab Kupang MoU dengan Pemkot supaya ada pendapatan untuk kita,” katanya.(raf)

Comment

Berita Terbaru