by

Anton – Agus Komitmen Bangun Flotim Yang Lebih Baik

KUPANG, Terasntt.com — Sebagai Wakil Bupati Flores Timur (Flotim), Agus Boli Komitmen pada tupoksinya membantu Bupati untuk dalam hal pengendalian dan pengawasan Pembantu Pemerintahan. Hal ini sesuai amanat Udang – Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang tugas Wakil Bupati.

” Saya bersama Anton tetap solid dan komit dalam membangun Flotim lima tahun yang lebih baik. Saya fokus pada pengendalian dan pengawasan sebagaimana digariskan undang-undang,” kata Agus Boli kepada Terasntt.com di Hotel Neo by Aston Kupang, Jumat (16/6/2017).

Agus mengatakan, selama lima tahun mendatang, dirinya akan setia membantu Anton Hadjon selaku Bupati dalam urusan peerintahan yang menjadi kewenangan daerah, megkoordinasikan kegiatan perangkat daerah dan menindaklanjuti laporan atau temuan hasil pegawasan aparat serta membantu dan mengevaluasi pelaksanan pemerintah daerah.

Selain itu lanjut Agus, memberikan saran dan pertimbangan kepada Bupati dalam pelaksanaan pemerintahan daerah, serta siap melaksanakan tugas dan wewenang Bupati apabila bupati berhalangan sementara, serta melaksanakan tugas lainnnya sesuai ketentuan undang -undang atau amanat yang diberikan oleh Bupati dengan ketetapan surat keputusan.

Agus menegaskan, selama lima tahun, dirinya tidak akan mengangkangi tugas yang telah digariskan tersebut, dan tidak akan terlibat jauh atau mecampuri urusan seorang Bupati.

” Intinya, saya memaksimalkan peran saya membantu bupati dan bersama – sama mengambil keputusan penting lainnnya untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, Ia meyakinkan, bahwa selama lima tahun dibawah kepemimpinan “Bereun” akan ada perubahan-perubahan yang nyata dibandingkan dengan pemimpin – pemimpin sebelumnya.

Ia mengatakan, dalam meniti jalan Perubahan, akan ada banyak tantangan, ada pihak -pihak lain yang mungkin akan berusaha memecah belah komitmen tersebut. Namun baginya, hal itu merupakan konsekuensi logis dari sebuah perubahan.

Agus sekali lagi menegaskan kesetiaannya dalam membantu tugas seorang bupati, sembari menguraikan hal-hal yanng menjadi penyebab keretakan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati.

Hal yang dimaksudnya adalah adanya keinginan berlebihan (Ambisi) dari seorang Wakil untuk menjadi Bupati periode selanjutnya. Namun, Ambisi ini tidak berlaku untuk dirinya. Ia tetap fokus pada tugasnya.

” Kami tidak akan begitu, yang hanya mau kami lakukan adalah berbuat yang terbaik untuk masyarakat yang telah mempercayakan kami memimpin Flotim tercinta,” tegasnya.

Politik Adalah Jalan Kerasulan.

Bagi Agus, berpolitik adalah karya kerasulan, jalan pengabdian tanpa lelah. Sebuah jalan yang ditempuh untuk mewartakan kabar gembira, sekaligus sarana berjuang untuk membawa masyarakat keluar dari kesulitan hidupnya.

Politik seyogianya harus diimani demikian. Ia bukan masalah jabatan, atau hal-hal duniawi lainnnya. Namun ia begerak dalam cinta kasih untuk mencapai kesejateraan bersama.

Politik diimani sebagi pengabdian, lanjut Agus, maka dengan sendirinya akan bergerak dan mendapatkan tempat di hati masyarakat. Tanpa roh kerasulan ini, maka akan sulit mendapatkan roh penggerak dalam tugas pengabdian itu sendiri.

” Bagiku, jabatan bukan yang utama, yang paling penting adalah berbuat untuk rakyat yang telah mempercayakan kami,” demikian Agus. (rafael l pura).

Comment

Berita Terbaru