Home Daerah Antara Hak dan Kewajiban Disabilitas Dalam Politik 

Antara Hak dan Kewajiban Disabilitas Dalam Politik 

900
0
SHARE

Adonara,  Terasntt. com — Laot Ama (17) warga Dusun Waitenepang, Kecamatan Adonara Barat,  Kabupaten Flores Timur adalah penyandang cacat (disabilitas) sejak lahir. Putra pasangan almahrum Charles Nurak dan Tahira Tadha ini kesehariannya tak bisa berbuat apa – apa karena cacat permanen.

Di satu sisi sebagai warga negara Laot Ama memiliki hak politik untuk menentukan arah pembangunan dan wajib hukumnya untuk dijalani. Namun di sisi lain penyandang disabilitas juga memiliki hak hidup selayaknya manusia normal dan butuh pehatian khusus.

Keseharian Laot Ama ini menarik perhatian Kepala Desa Waitukan Petrus Pude dan  pihak Penyelenggara Pemilu Desa Waitukan (PPS dan PPD Desa Waitukan). Ketika dikonfirmasi lebih lanjut bahwa kondisi Laot Ama ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah setempat.

Menurut  salah seorang pihak keluarga Laot Ama, Fatima Ibrahim  bahwa anak ini memang cacat sejak lahir. Dalam keseharian selama ini ia tidak bisa berjalan, dan tidak bisa berbicara. Kondisi umumnya fisik anak ini sanggat memprihatinkan.

“ Laot diasuh oleh neneknya Hawa Benga. Semua kebutuhan hidup dan semua keperluan apapun diselesaikan neneknya. Kami keluarga sudah berupaya untuk kesembuhan anak ini namun setiap hari kondisinya tambah parah,” kata Fatima.

Ketua PPS Desa Waitukan Simon Petrus Derosari  ketika ditemui  di sekretariat PPS Desa Waitukan  mengatakan bahwa setelah coklit data pemilih dan temuan ini mereka membangun koordinasi dengan pihak pemerintah desa. Sebagai tokoh pemuda desa Waitukan  mengaku prihatin sekali dengan kondisi sosial  masyarakat setempat.

“Kenyataan yang dihadapi Laot Ama ini mendorong kami sebagai pihak  penyelenggara pemilu desa Waitukan untuk berkoordinasi dengan pemerintah Desa, sebagai upaya tindak lanjut  isu temuan penyandang Disabilitas pada Pencoklitan data Pemilih Pilggub NTT 2018,” kata Deroz.

Hal senada dibenarkan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Adonara Barat Agustinus Ama Buga bahwa temuan pemilih disabilitas Desa Waitukan memang ada.

Menurutnya penyandang disabilitas juga tidak hanya desa Waitukan namun masih ada  di wilayah desa lainya sekecamatan Adonara Barat.

“ Selama menjadi PPK Adonara Barat ada temuan pemilih Penyandang Cacat (disabilitas). Sebagai penyelenggara tingkat kecamatan kami sangat berharap pemerintah harus turun ke lapangan dan memberikan perhatian yang selayaknya,” Ujar Gusti sapaan Agustinus Ama Buga

Kepala Desa Waitukan Petrus Pude ketika ditemui Terasntt. com,  Minggu (04/02/2018), bersama Pihak Penyelengggara Pemilu Desa membenarkan bahwa di Desa Waitukan tepatnya Dusun Waitenepang ada warganya  pemilih potensial Pilgub NTT sebagai penyandang cacat.

“Sebagai pemerintah desa kami juga berupaya semaksimal untuk  penangulanggan kondisi anak ini. Namun sebagai tindak lanjut kami sangat mengharapkan pemerintah Flotim, melalui dinas terkait, pemerhati penyandang cacat serta pihak donatur lainya untuk secara langsung membantu Laot Ama, “ kata Pude. (ara)

Berikan Komentar Anda.