Home Politik Ansi Lema : Pemerintah NTT Harus Prioritaskan Pertanian Lahan Kering

Ansi Lema : Pemerintah NTT Harus Prioritaskan Pertanian Lahan Kering

93
0
SHARE

Anggota Komisi IV DPRRI, Ansi Lema usai berdikusi dengan mitra komisi terkait Pemerintah Provinsi NTT di Kupang, Selasa 7/1/2020 (foto exel aprilio)

Kupang, Terasntt.com — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dapil NTT II, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si atau yang biasa disapa Ansi Lema berpendapat, bahwa Pemerintah NTT seharusnya lebih memprioritaskan pengelolaan pertanian lahan kering dibanding lahan basah. Keberpihakan pemerintah tersebut bisa dikakukan dengan berbagai cara seperti pengelolaan air, subsidi pembukaan lahan kering serta alokasi anggaran.

Hal tersebut diungkapkan pada acara diskusi dan konsultasi publik yang digelar di Aula DPD Perwakilan Provinsi NTT, Selasa (07/01/2020) yang dihadiri Kadis Pertanian, Kadis Peternakan, Kadis Perikanan, para akademisi, Pakar-Pakar Pertanian serta pegiat LSM.

Ansi Lema melanjutkan, hal tersebut perlu dilakukan karena melihat dari potensi dan luas lahan kering NTT yang saat ini mencapai 1,3 juta Hektar dibandingkan dengan pertanian lahan basah yang hanya 214.000 Hektar. Oleh karena itu pertanian lahan kering jika dikelola dengan baik maka akan sangat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ansi juga menyayangkan pemanfaatan air dari bendungan yang hanya untuk pertanian lahan basah seperti persawahan yang seharusnya juga digunakan untuk pertanian lahan kering

” Pemerintah Pusat sudah mengerti bahwa kebutuhan NTT adalah air. Oleh karena itu pemerintah sudah menjalankan program membangun 7 bendungan. Namun, mayoritas air yang dipakai dari bendungan tersebut hanyalah untuk lahan basah. Sangat disayangkan karena kebutuhan utama bagi petani lahan kering adalah ketersediaan air,” katanya.

Ansi menegaskan, prioritas utamanya dalam waktu singkat adalah pengadaan alat eksavator bagi daerah yang membutuhkan agar dapat membuka pertanian lahan kering dengan lebih efisien.

” Untuk beberapa minggu kedepan, saya akan usulkan kepada Kementrian Pertahanan agar memberi alat eksavator kepada daerah-daerah di NTT yang membutuhkan agar mereka lebih mudah dalam membuka pertanian lahan kering,” ujarnya.

Hadir juga dalam diskusi tersebut Indah Megawati, MP selaku direktur pembiayaan pertanian Dirjen prasarana dan sarana pertanian Kementrian Pertanian RI yang menyambut baik serta antusias dengan ide dari Ansi Lema dan kedepan dalam waktu singkat akan diimplementasikan kepada masyarakat.

” Usulan ini akan kami terima dan diharapkan dengan adanya kerja sama dengan dinas-dinas terkait, saya targetkan dalam waktu singkat sudah selesai,” kata Megawati. (ea)

Berikan Komentar Anda.