Home Daerah Angka Kemiskinan di Kota Kupang Turun 6,44 Persen

Angka Kemiskinan di Kota Kupang Turun 6,44 Persen

1479
0
SHARE
Foto : Apriliano Exel Arnoldus

KUPANG, Terasntt.com — Segala upaya Pemerintah Kota Kupang dalam rangka pengentasan kemiskinan boleh dibilang sukses. Hingga tahun 2015 angka kemiskinan turun sebesar 6,44 persen.

Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya pada upacara HUT RI ke 71 di lapangan upacara balai kota, Rabu (17/6/2016).

Selain itu, lanjutnya tahun 2015 juga terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,8 persen melampaui pertumbuhan ekonomi nasional dan NTT hingga berpengaru pada penurunan angka kemiskinan sebesar 6,44 persen, juga pemberian secara hibah dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) hingga Juni 2016 sebesar Rp.500.000.000 per kelurahan.

Demikian juga pada sektor pendidikan yaitu pemberian bantuan kepada 1000 orang mahasiswa masing – masing Rp.2 juta, dari aspek kesehatan, pemkot telah menyiapkan Rumah sakit S.K Lerik sebagai rujukan tingkat pertama, layanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat hanya dengan berbasis KTP untuk tahun 2017, sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkan layanan kesehatan. Dan anggaran Rp 6 milyar untuk pemberian raskin kepada seluruh keluarga miskin di kota kupang, sambungan pipa air dari rumah ke rumah sebanyak 2500 unit. Dan dari aspek infrastruktur pembangunan jalan-jalan baru tahun 2015 sepangan 70 km.

Pada kesempatan yang sama Salean menjelaskan, bahwa ada beberapa program yang menjadi misi utama pembangunan Kota Kupang yakni, Penuntasan kemiskinan dan pengangguran, Peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan, Peningkatan mutu pelayanan publik dan penegakan supremasi hukum serta peningkatan infrastruktur dan tata ruang dan juga peningkatan kesejahteraan sosial dan Kesetaraan gender.

Sementara prestasi yang diraih Kota Kupang, kata Salean meliputi penghargaan sebagai kota layak anak tingkat nasional selama 3 tahun berturut-turut yakni tahun 2012-2015. Juara lomba desa/ kelurahan tingkat nasional yang digelar kementrian dalam negeri RI yakni kelurahan Naikoten 2, penanggulangan kasus HIV//AIDS kabupaten/kota terbaik wilayah Sunda Kecil, peringkat kedua terbaik dalam penyerapan dana desa se NTT, penghargaan mandala karya lencana dari BKKBN pusat tahun 2016, dan juara pertama lomba kelurahan wilayah 4 nasional dari Papua, Maluku, Bali dan Nusa tenggara, dari Kemendagri yang diraih Kelurahan Air Mata.(xel)

Berikan Komentar Anda.