oleh

Angin Kencang ASDP Tutup Pelayaran

KUPANG, TN — Pelayanan arus mudik di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 13-14 Juli 2015 dipastikan lumpuh akibat cuaca ektrem. Manajemen PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Kupang menutup pelayaran untuk semua lintasan.
“Dua hari ini kami akan tutup pelayaran ke 17 lintasan di NTT,” kata Kepala ASDP cabang Kupang, NTT Arnol Jansen saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (13/7/2015).
Berdasarkan laporan Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang, kata Jansen NTT dilanda angin timur dengan kecepatan 15-25 knot per jam sehingga menimbulkan gelombang tinggi di perairan NTT dengan ketinggian 1-4 meter.
Menurutnya, gelombang tinggi terjadi di Laut Timur, selat Ombay, Laut Sawu. “Angin disertai gelombang tinggi sangat berbahaya untuk pelayaran, sehingga terpaksa kami menutup semua rute pelayaran,” katanya.
Akibat penutupan menyebabkan, maka terjadinya penumpukan penumpang di NTT, hingga ASDP mulai kewalahan melayani penumpang menjelang Lebaran.
“Penumpang mulai membludak. Kami sempat kewalahan. Namun, karena cuaca buruk terpaksa kami tutup,” tegasnya.
Jasen menegaskan,bahwa pihaknya menutu pelayaran tersebut selama dua hari, sambil melihat cuaca membaik agar pelayaran kembali normal.
“Semoga saja dua hari ini pelayaran sudah kembali normal,” katanya.
Saat ini ada tiga pelayaran yang dibatalkan yakni rute Kupang- Rote, Kupang- Sabu dan Waingapu.
Sementara untuk hari Selasa, Kupang – Rote, Kupang, Aimere, Kupang – Kalabahi dan Kupang – Larantuka.
” Hari Rabu pagi baru kita buka kembali untuk pelayaran Kupang – Rote,” tegas Jansen.(mas)

Komentar