Home Hukrim Anggota Polres TTU Sekarat, Dibacok Pria Tak Waras

Anggota Polres TTU Sekarat, Dibacok Pria Tak Waras

1949
0
SHARE

KEFAMENANU, Terasntt.com — Anggota satintel Polres TTU,
Bripka Marianus Dede Bere Muda Sekarat, Dibacok Pria Tak Waras, Nomen di salah satu rumah makan di kota Kefamenanu, Selasa (11/4/2017). Korban mengalami luka serius hingga dilarikan ke rumah sakit daerah setempat untuk mendapatkan pertolongan.

Informasi yang dihimpun Terasntt.com, Marianus Dede Bere Muda yang tengah istirahat makan siang bersama dua rekanya di salah rumah makan, tiba – tiba diserang membabibuta  dengan senjata tajam oleh Nomen, pria yang dikenal warga sekitarnya mengalami gangguan jiwa.

Saat diserang Bere Muda sempat melakukan perlawanan namun aksi membabibuta semakin bringas hingga korban mengalami lika bacok yang mengenaskan dibagian belakang kepala, lengan dan paha kanan. Pelaku juga menghancurkan sejumlah meja dan kursi dalam rumah makan itu.

Seorang saksi mata, Dinyo Nurak mengisahkan, pelaku masuk secara tiba – tiba dan langsung menyerang korban membabibuta. Setelah pelaku merusak sejumlah perabot dalam rumah makan kemudian keluar merusak sebuah mobil yang tengah diparkir di depan rumah makan itu.

” Saya tadi duduk di sebelah sana, dari jauh saya lihat pelaku tiba – tiba masuk dan tak disangka dia langsung memotong korban di bagian kepala menggunakan sebilah parang. Korban yang duduk tepat di pintu masuk, berusaha melindungi dirinya dengan mengangkat sebuah kursi menutupi kepalanya, sambil melakukan perlawanan namun aksi pelaku makin bringas. Lalu menebas lengan dan paha korban. Kemudian ia keluar dan menghancurkan kaca depan dan belakang sebuah mobil yang tengah parkir di depan rumah makan,” ungkap Nurak.

Pihak Kepolisian Resort Timor Tengah Utara yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi TKP dan berusaha menangkap pelaku. Saling mengejar antara anggota polisi dan pelakupun terjadi, beberapa kali terdengar suara tembakan peringatan dalam aksi kejar – kejaran tersebut. Pelaku sempat melakukan perlawanan dengan melempar pedang yang dipegangnya ke arah anggota polisi, hingga akhirnya ia dilumpukan dengan sebutir timah panas pada kakinya.

Ketika itu juga pelaku yang sempat diserang massa ini tak sadarkan diri hingga dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.

Kapolres Timor Tengah Utara, AKP Rishian Krisna Budhiaswanto yang ditemui di depan UGD RSUD Kefamenanu, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurut Rishian, anggotanya diserang secara tiba – tiba oleh oknum pelaku yang diduga mengalami depresi berat.

” Kami mendapat laporan dari warga dan langsung mendatangi TKP, pelaku yang mengalami depresi berat itu telah menyerang anggota kami yang sementara berada di salah satu rumah makan bersama temannya. Saat itu anggota kami berusaha melindungi diri dengan menggunakan sebuah kursi menutup bagian atas kepalanya, namun sia – sia hingga mengalami luka serius di bagian tangan dan paha kanan akibat terkena bacokan sebilah pedang panjang,” kata Rishian.

Rishian juga menjelaskan, dalam kasus ini pihak penyidik Polres TTU telah memeriksa tiga orang saksi dan menyita sebilah pedang yang dipakai pelaku menyerang korban.

” Sementara sudah tiga saksi yang diperiksa yakni dua orang teman yang sementara bersama korban saat itu dan pemilik mobil yang dirusak pelaku. Adapun barang bukti yang kami sita berupa sebuah pedang panjang yang dipakai pelaku membacok korban,” tambahnya.

Pantauan Terasntt.com, sejumlah barang bukti lain seperti panah dan belati milik pelaku masih berserakan di TKP di sekitar tempat duduk korban. Dan hingga kini korban dan pelaku sama – sama berada di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, guna mendapat perawatan intensif.(dit)

Berikan Komentar Anda.