oleh

Anak Dipindahkan ke Sekolah Lain Orangtua Mengamuk

ATAMBUA, Terasntt.com —
Sebanyak 146 siswa baru pada SMAN, 1 Atambua di pindahkan ke SMAN 4, Senin (24/8/2015) secara sepihak oleh pihak sekolah. Orangtua para siswa ini tidak puas dan mendatangi pihak sekolah untuk menanyakan asalannya.
Pantauan Terasntt, di kompleks SMAN 1 Atambua, ke 146 siwa baru ini dipulang pihak sekolah karena akan dipindahkan ke SMAN 4 Atambua.
Orangtua yang tidak menerima perlakuan tersebut langsung mendatangi manajemen SMAN 1 tersebut dan menanyakan alasan kenapa anak – anak itu dipindahkan.
Frans salah seorang tua murid, mengatakan sangat kecewa karena pihak sekolah tidak memberitahukan kepada mereka sebelumnya.
“Kami daftar anak kami, sekolah di SMA Negeri 1 Atambua dan sudah terima kenapa sekarang mereka mau dipindahkan, anak saya menangis dia bilang saya tidak mau sekolah lagi bapak. Kami ini seperti murid buangan bapak,” katanya.
Hal yang sama disampaikan Roni Mauluma, bahwa sebagai orangtua harus diberikan penjelasan terkait alasan pemidahan 146 siswa baru ke SMAN 4.
” Selama ini anak kami sekolah dengan baik, kenapa tiba-tiba mereka harus dipindahkan, pemulangan anak – anak hari ini bisa berpengaruh terhadap mental dan psikis mereka. secara pribadi saya mau sampaikan, bahwa kami orangtua kecewa dengan perlakuan pihak sekolah seperti ini,” tegasnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Atambua Angelinus Seran S.Ag, mengatakan, pihaknya terpaksa memindahkan anak – anak ke SMAN 4 karena ketiadaan ruang belajar.
“ Kita harus pindahkan beberapa siswa baru ke SMAN 4, lantaran ruangan kelas yang ada tidak mencukupi dan menampung semua murid baru. Sebelumnya kami sudah berkonsultasi dengan Dinas PPO. San Pak Kadis juga sempat tanya, kriteria apa yang dipakai untuk menyaring siswa baru yang akan di pindahkan. Untuk itu kita melihat dari tempat tinggal siswa tersebut, kalau yang dekat dengan SMAN 4, maka siswa baru tersebut akan kita masukan dalam daftar nama yang akan di pindahkan,“ katanya.
Menurut Seran, saat penerimaan murid baru, pihak sekolah sudah menyampaikan kepada orang tua murid baru, secara perorangan.
“Kami bisa terima anak bapak/ibu tapi nanti kita akan pindahkan ke sekolah negeri baru yang akan di bangun,” tegasnya.(Ino)

Komentar