Home Politik Agar Elektabilitas Naik, Golkar Disarankan Ganti Ketum

Agar Elektabilitas Naik, Golkar Disarankan Ganti Ketum

634
0
SHARE
Foto: Rapimnas Golkar

Jakarta, Terasntt.com – Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait trend pilihan partai menunjukkan elektabilitas Golkar menurun. SMRC menilai Golkar harus mengganti Ketum Setya Novanto agar suaranya kembali naik.

“Golkar harus mengamputasi masalahnya misalnya mengeluarkan SN (Setya Novanto),” kata Djayadi, di kantornya, Jl Cisadane, Jakpus, Kamis (5/10/2017).

Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan menyebut elektabilitas partai Golkar menurun sejak akhir Desember 2015 sebesar 12,3%, menjadi 11,4% pada September 2017.

Penurunan itu disebabkan karena Novanto masih dicekal KPK, dan ada kemungkinan akan kembali dijerat KPK dengan mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru. Hal itu lah yang dianggap menyebabkan elektabilitasnya menurun.

“Dia masih dicekal sehingga Golkar masih akan diasosiasi dengan korupsi. KPK pun bisa terbitkan sprindik baru buat SN. Golkar masih tersandera akan turun elektabilitasnya,” ujarnya.

Menurut Djayadi, publik akan terus menghubungkan Novanto dengan kasus e-KTP. Dengan begitu akan berdampak negatif terhadap elektabilitas Golkar sendiri jika Novanto masih menjadi ketua.

“Akan terus menghubungkan kasus ini dengan Golkar, persepsinya makin negative, dukungannya makin tergerus,” ungkapnya.

Ia mengatakan beberapa partai pendukung Jokowi yang elektabilitasnya cenderung stagnan sebenarnya bisa melakukan sesuatu. Misalnya melakukan kampanye dengan program Jokowi.

“Bisa berkampanye dengan program Jokowi lebih sistematik,” ujarnya.
(detik.com/yld/nvl)

Berikan Komentar Anda.