oleh

Ace Hasan : Golkar Institut Siapkan Kader Jadi Pemimpin

Kupang, teras-ntt.com — Partai Golkar tidak pernah kekurangan kader terbaik. Partai Golkar juga menjadi pionir pembangunan bagi bangsa ini.

” Untuk itu lewat pendidikan politik Dikpol Golkar institut ini kita menyiapkan kader menjadi pemimpin. Entah menjadi anggota DPR atau kepala daerah dan juga presiden karena semua jabatan di republik ini harus melalui partai politik,” kata Ketua Golkar Institut DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily saat membuka Dikpol Nasional Golkar Institut di T-More Hotel Kota Kupang, Selasa,  (7/12/2021).

Di hadapan para peserta dan panitia  Dikpol 2021, para narasumber DPP Partai Golkar,  Erwin Aksa, Putri Komarudin, Andini Effendi, Sekretaris DPD Golkar NTT Inche Sayuna bersama anggota Fraksi Gabriel Manek, Jonas Salean, Mohammad Ansor, Yohanes de Rosari, Maxi Adipati Pari, Wakil ketua bidang OKK Golkar NTT Ans Takalapeta, Wakil Ketua bidang Media dan penggalangan opini Frans Sarong, Ketua Wantim sekaligus ketua Golkar Institut NTT Acry Deodatus, Ketua Golkar Flotim Yoseph Sani Bethan, Ketua DPRD Lembata Piter Gero, Ketua Fraksi Golkar Ende, Maria Margaretha Sigasare, anggota Fraksi Golkar Kota Kupang Tellendmark Daud, Ace Hasan menyatakan, bahwa ke 60 orang yang terpilih menjadi peserta pendidikan politik di Nusa Tenggara Timur menjadi kebanggaan Golkar Institut.

” Partai Golkar  pasti tidak perna kekurang kader – kader terbaik, partai Golkar selalu menjadi pioner bagi pembangunan bangsa.  Tidak ada jabatan di republik ini yang tidak melalui partai politik. Sebagai contoh presiden itu pasti didukung oleh partai politik, Menteri berasal dari partai politik, kepala daerah dari orang politik. Untuk itu partai politik harus mempersiapkan figur – figurnya untuk memimpin bangsa ini baik di tingkat pusat maupun daerah.Mau tidak mau partai politik seperti Golkar harus mempersiapkan kadernya lewat Dikpol untuk penguatan kapasitas,” tandasnya.

Apa yang ingin dicapai Golkar institut, lanjut Ace partai memiliki visi kepemimpinan yang berkemampuan lebih, harus inovatif, harus memiliki etos kerja yang tinggi dan berwawasan global. Dan bagaimana bisa melihat geopolitik dunia yang tengah dihadapi saat ini.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPD Golkar NTT, Melki Laka Lena dalam sambutan via meeting zoom dari Ekuador, menyampaikan terima kasih kepada Ace Hasan bersama semua Narasumber dan juga panitia penyelenggara atas terlaksananya Dikpol di Nusa Tenggara Timur. Juga kepada para pengurus DPD I dan DPD 2 yang hadir.

Dan kepada para peserta Dikpol, Melki meminta agar serius mengikuti semua materi yang disajikan para narasumber sehingga kelak menjadi pemimpin – pemimpin di daerah yang berkualitas.

” Semua peserta agar mengikuti semua materi yang ada dan jangan tinggalkan tempat pelatihan atau bolos sekalipun. Jika bolos dipastikan namanya dicoret dan tidak dipastikan lulus mengikuti pendidikan politik ini,” ujar Melki.

Sementara Ketua Panitia Anitha Blegur dalam laporannya, juga menyampaikan terima kasih kepada ketua Golkar institut Ance Hasan bersama para pengurus DPP Partai Golkar sekaligus sebagai narasumber dalam pendidikan politik nasional di NTT. Juga kepada ketua DPD I bersama pengurus.

Menurutnya peserta Dikpol di NTT diikuti 60 peserta utusan DPD 2 dan DPD 1 serta masyarakat umum termasuk 30 persen kuota perempuannya. 

” Kita patut berterima kasih kepada DPD 2 Golkar Flotim yang mengutus pesertanya paling banyak 9 orang. Ini bagian dari upaya penguatan kapasitas kader,” ujarnya.(mas)

Komentar