Home Olahraga 83 Petinju Berlaga di Turnamen Walikota Cup l

83 Petinju Berlaga di Turnamen Walikota Cup l

1362
0
SHARE
Foto : Eman Henuk

SEBANYAK 83 petinju dari beberapa daerah di NTT siap berlaga pada turnamen tinju Walikota Cup l. Pertandingan ini mulai digelar di halaman kantor Walikota, Selasa (19/4/2016) malam.

Ke 83 petinju tersebut masing – masing dari Kota Kupang tergabung dalam 3 tim, Alor, Flotim, Sikka, TTU, TTS,Kab. Kupang, Malaka, SBD dan Sumba Timur.

Demikian penjelasan ketua panitia Jefri Pelt saat di temui wartawan di lokasi pertandingan.

Menurut Pelt tujuan diselenggarakan pertandingan tersebut, selain memperingati HUT Kota Kupang juga menjadi even pertama Pertina Kota Kupang.

” Walikota Cup l ini adalah ajang tinju yang akan berlangsung setiap tahun. Ini tahun pertama piala bergilir Walikota, yang ikut ada 83 petinju yang terdiri dari 30 putri dan 53 putra dari 12 tim kecuali Timor Leste yang batal ikut. Tujuan dari kegiatan ini adalah Even pertama kali Pertina Kota Kupang bangkit kembali, memajukan olahraga tinju di NTT, ajang seleksi petinju NTT dan memeriahkan HUT Kota Kupang,” jelasnya.

Menurutnya, ada 21 kelas yang dipertandingkan, yakni kategori Youth putra dan putri maupun Elite Man and Woman yang memperebutkan total hadiah kurang lebih Rp 100 juta. Selain Medali dan piagam akan diberikan hadiah bagi para juara umum,Petinju terbaik,harapan dan favorit.

” Ada 21 kelas yang dipertandingkan baik kategori Youth dan Elite, akan ada bonus bagi para juara selain medali dan piagam penghargaan ada juga untuk juara umum. Petinju terbaik dan favorit kita beri hadiah uang pembinaan. Jadi total hadiah kita sediakannya mencapai Rp 100 juta lebih,” ujarnya.

Pertandingan tinju yang akan berlangsung hingga tanggal 23 april 2016 ini di buka secara resmi oleh Sekda Kota Kupang Bernadus Benu.

Dalam sambutannya, dia mengaharapkan para peserta bertanding sportif dan para pendukung yang hadir tetap menjaga kebersamaan yang utuh diantara sesama masyarakat NTT.
” Kepada tim yang bertanding khususnya para petinju bertandinglah secara sportif,dan kepada masyarakat pendukung tetap menjaga kebersamaan yang utuh sebagai orang NTT. Sudah pasti para pendukung ada rasa fanatisme daerah apalagi Kota Kupang sudah banyak dihuni masyarakat dari berbagai daerah di NTT,” ujarnya.(man)

Berikan Komentar Anda.