by

20 Tim Berlaga di Fosmab CUP ke XV

KUPANG, Terasntt.com — Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (Fosmab), Kembali menyelengarakan Turnamen Sepak Bola Fosmab CUP ke XV, di lapangan Asten Kupang, Minggu, (28/5/2017). Turnamen ini diikuti 20 tim dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan pemu seputar Kota Kupang.

Turnamen ini juga telah menjadi agenda tetap organisasi kemahasiswaan Belu dan telah terdaftar di Komite Olahraga Nasioanal Indonesia (KONI) NTT.

Ketua Umum Fosmab, Sani Servasius Mau Asa pada pembukaan turnamen ini mengatakan, kerasnya dinamika bangsa saat ini, maka membangkitkan semangat kaum mudah dalam berbagai hal, salah satunya membangkitkan semangat dalam dunia persepak bolaan dan hal yang patut dilakukan.

Ia mengatakan, dengan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini, semisal radikalisme, tentu sebagai orang muda harus melawan. Kegiatan ini, selain sebagai olahraga, juga sebagai bentuk lain dalam upaya melawan itu sendiri, yakni dengan jalan mempererat persaudaraan di kalangan organisaai kemahasiswaan sebagaimana salah satu tujuan dari turnamen tersebut.

” Hari ini, Fosmab kembali mengukir sejarah dengan melaksanakan turnamen Fosmab Cup XV, Usia hari ini bahwa usia yang sangat produktif untuk berpikir, manata, membina, dalam dunia persepakbolaan, bahwa menjadi pemain yang baik, tidak hanya asal menggemar bola, ataupun sekedar menonton, namun agar impian tercapai, maka hari ini, kaum muda dari Belu kembali mebggelar turnamen ini,” ujarnya.

Senada disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara, Ana Roberta Selviana Ukat, bahwa sebagai kaum muda yang adalah kaum intelektual populis, sudah seharusnya menjadi garda terdepan dalam menghidupkan kembali nilai kebhinekaan sebagai wujud pemersatu anak- anak bangsa, sehingga segala ketakutan dan kecemasan tentang perubahan arah hidup bangsa yang akan mengganggu keutuhan NKRI dapat diatasi.

Ana mengatakan, dalam mengatasi hal-hal yang berkaitan dengan persatuan dan juga untuk meningkatkan sikap saling menghargai, banyak hal yang dilakukan sebagai kaum muda. Salah satunya berjuang aktif dalam pembangunan bangsa dalam bidang olahraga dengan menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan sehingga selain menumbuhkan nilai persatuan melalui bidang olahraga dapat melahirkan bakat dan talenta baru kaum muda untuk mengharumkan nama bangsa khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT).

” Subtansi dari kegiatan adalah untuk mempererat persaudaraan, mencari dan menemukan pemain sepakbola muda berbakat yang dapat berkompetisi baik ditingkat lokal maupun nasional, serta mengembanhkan minat dan bakat dalam dunia olahraga,” demikian kata Ana. (rafael l pura)

Comment

Berita Terbaru